-->

Mengenal Deep Web Dan Apa Yang Ada Di Dalamnya

Pernahkah Anda mendengar istilah deep web? Apakah yang dimaksud dengan deep web? Deep web merupakan kumpulan situs yang tidak dapat diindex oleh mesin pencari umum yang biasa kita gunakan. Kalau untuk mengakses web biasa kita umumnya menggunakan Google, Bing dan Yahoo, untuk mengakses deep web harus menggunakan tools khusus.

Analoginya, web biasa diakses dengan berselancar, sama seperti saat kita berselancar di atas permukaan laut. Karena itu aktivitas mengakses web juga sering disebut surfing. Sedangkan deep web ada di dasar laut, sehingga butuh alat khusus agar dapat menyelam dan menjangkaunya.


Kebanyakan orang terutama di Indonesia berpikir, deep web adalah dark web, yang mengandung situs-situs berbahaya dan terlarang. Padahal konten-konten berbahaya seperti itu hanya sebagian kecil dari deep web itu sendiri.

Berdasarkan hasil penelitian, deep web menyimpan jumlah situs yang sangat besar, sekitar 96% dari total keseluruhan internet. Sedangkan konten yang biasa kita akses seperti Facebook dan Google hanya sekitar 4% saja.

Deep web tidak hanya berisi situs terlarang dan berbahaya atau kumpulan para hacker, namun juga menyimpan banyak database hasil penelitian baik oleh pihak pemerintah, lembaga penelitian ataupun hasil penelitian yang bersifat pribadi.

Namun sebenarnya arti deep web sendiri tidak sebatas pada hal di atas. Bahkan private message di Facebook juga bisa disebut deep web, karena tidak dapat diindeks oleh mesin pencari biasa. Situs pribadi dari sebuah kantor atau perusahaan juga bisa dikategorikan deep web, karena untuk mengaksesnya kita harus masuk ke dalam jaringan kantor tersebut terlebih dahulu.

Kebanyakan situs di deep web menggunakan domain .onion, yang sering disebut dark web (sisi gelap internet). Dark web sendiri biasanya memuat situs yang berhubungan dengan sex dan pornografi, peretasan, jual beli narkoba, perdagangan manusia dan anak di bawah umur, kekerasan, penelitian dengan obyek manusia hingga jual beli barang-barang black market.

Mengapa dark web ada? Kehadiran dark web sebagai bagian dari deep web disebabkan adanya pihak yang ingin membuat situs yang melawan hukum, namun masih bisa bebas beraksi menggunakan webnya dan tetap bisa diakses orang lain dengan jalur khusus. Mereka tidak ingin identitasnya diketahui agar tidak mudah dilacak.

Banyak yang penasaran dan ingin mencoba menyelami deep web, namun karena pengertian yang sedikit melenceng dengan menganggap deep web adalah dark web, akhirnya mereka malah terjerumus ke situs-situs yang seharusnya tidak mereka lihat. Untuk mengakses web dengan domain onion kita bisa menggunakan tools khusus bernama TOR atau jaringan bawang.

Cara Mengakses Deep Web dengan Jaringan TOR

Jaringan TOR (The Onion Router) merupakan server yang membuat pengguna berubah menjadi anonim di internet. Jaringan TOR akan mengarahkan lalu lintas kita ke lebih dari tiga stasiun relay sebelum benar-benar sampai ke situs tujuan.

Maksudnya, sebelum kita masuk ke situs yang akan kita tuju, jaringan TOR akan membuat komputer kita melalui setidaknya tiga komputer lain dari 4.000 komputer sukarelawan yang termasuk ke dalam jaringan TOR. Ini bertujuan untuk melindungi identitas kita sehingga tidak mudah diretas oleh hackers.

Karena sistem keamanannya yang berlapis-lapis itulah sehingga disebut jaringan bawang. Namun cara kerja TOR hanya sebatas sampai ke situs tujuan, jika kita memasukkan identitas di situs tersebut tidak ada jaminan data kita tetap dalam keadaan aman.

Jaringan TOR atau TOR browser dapat didownload di TorProject. Kita dapat membuat identitas sendiri dengan membuat virtual IP address. Dengan begitu IP dan identitas asli kita akan tetap terjaga kerahasiaannya.

Apa yang Ada di Dalam Deep Web?

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, di dalam deep web terdapat situs yang hanya bisa di akses menggunakan jaringan khusus. Sebagian berisi situs database hasil penelitian. Namun banyak juga situs berbahaya yang seharusnya tidak kita kunjungi, seperti situs dark web.

Dark web dibuat untuk tujuan komersial, dan biasanya orang-orang yang bertransaksi di dalamnya menggunakan mata uang virtual seperti bitcoin. Untuk mempermudah pencarian situs, kita bisa menggunakan hiden wiki pada TOR browser. Dan satu hal lagi, alamat situs di dalam deep web terutama dengan domain onion menggunakan alamat yang acak dan sulit diingat, misalnya seperti jdsaph45jnsoijda dot onion.

Cara Aman Mengakses Deep Web

Banyak yang mengatakan sangat berbahaya jika kita mengakses deep web. Hal tersebut mungkin benar jika kita tidak berhati-hati. Jika kita mengikuti langkah aman yang disarankan, kita tita bisa meminimalisir terjadinya hal buruk terhadap identitas kita. Setidaknya beberapa saran berikut ini bisa digunakan untuk melindungi kita saat mengakses deep web.

1. Hindari mendaftar di situs deep web, terutama dengan memasukkan nama, nomor telepon dan email.
2. Jangan mendownload konten apapun, karena bisa saja terdapat virus di dalamnya yang dapat merugikan kita.
3. Lebih baik gunakan proxy/VPN untuk melindungi IP address kita.
4. Jangan lupa untuk membersihkan sandi dari browser sebelum mengakses deep web.
5. Jangan terlalu lama dalam mengakses situs tertentu untuk memperkecil kemungkinan akun kita diretas.

Dengan mengenal deep web dan apa yang ada di dalamnya kita jadi lebih tahu dan berhati-hati saat ingin mengaksesnya. Sebisa mungkin hindari situs-situs berbahaya agar kita tidak sampai terseret ke dalam masalah yang serius. Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat menambah wawasan Anda.

Sumber https://ucapcakap.blogspot.com/

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel